Rempah kering, siap direbus
Tiap bungkus sudah ditakar pas untuk sekali rebus, jadi lebih praktis dan tidak perlu menimbang sendiri.
Rosella, cengkeh, kayu manis, jahe, kunyit, dan temulawak. Rempahnya dipotong lalu dikeringkan, jadi bentuknya masih kelihatan, tidak digiling jadi bubuk.
Komposisi
Yang dipakai kelopak bunganya. Rasanya asam segar dan warnanya kemerahan, jadi seduhan tetap enak diminum walau tanpa gula.
Asalnya dari Maluku, dan dulu sempat jadi rebutan pedagang Eropa. Jumlahnya sedikit, tapi aroma hangatnya paling cepat tercium.
Rasanya agak manis dan wangi. Cocok untuk yang sedang mengurangi gula tapi tetap ingin minuman yang enak.
Hampir selalu ada di wedang Jawa. Rasa hangatnya enak diminum pagi hari, badan terasa segar untuk mulai beraktivitas.
Biasa dipakai untuk bumbu masak dan minuman tradisional. Di seduhan ini, kunyit memberi warna kuning keemasan dan rasa hangat.
Tanaman asli Indonesia, masih satu keluarga dengan kunyit. Rasanya agak pahit dan sudah lama dipakai dalam minuman rempah sehari-hari.
Segelas pagi setelah sarapan, sebelum mulai beraktivitas, dan segelas lagi malam setelah makan. Satu kotak isi 10 bungkus, cukup untuk 10 hari.